- Get link
- X
- Other Apps
Sumber: pexels.com (pexels-photo-3807756)
Sekitar
50% orang dewasa pernah terbangun dari tidur dengan jantung berdebar dan ketakutan
karena mimpi yang terasa nyata, menakutkan dan mengganggu. Mimpi buruk (nightmare)
paling sering terjadi pada dini hari saat Anda tertidur lelap atau dalam fase
REM (Rapid Eye Movement).
Jika
Anda terbangun hanya beberapa jam setelah tidur dan hanya merasa takut tanpa
bisa mengingat apa yang membuat Anda terbangun ketakutan, maka itu bukan mimpi
buruk (nightmare). Ini adalah teror malam (night terror).
Alur
mimpi buruk biasanya terasa nyata dan membuat Anda merasa terancam. Mimpi buruk
membangunkan Anda dengan perasaan takut, cemas, marah, sedih atau jijik
disertai keringat dingin dan jantung berdebar. Anda bisa mengingat dan dapat
menceritakan mimpi itu dengan jelas.
Mimpi
buruk dapat dianggap sebagai sebuah gangguan tidur jika cukup sering dialami
dan menyebabkan kelelahan, kecemasan, perasaan tertekan dan mengantuk di siang
hari, serta menyebabkan masalah pada kehidupan kerja, sekolah, sosial dan seputar
jam tidur atau takut akan kegelapan.
Penyebab mimpi
buruk
Kebanyakan
mimpi buruk terjadi secara spontan.
Penyebab pasti mimpi buruk belum diketahui, tetapi bisa dipicu oleh
faktor-faktor seperti:
- Memakan camilan larut malam akan meningkatkan metabolisme tubuh lalu mengirim signal ke otak untuk menjadi lebih aktif.
- Membaca buku atau menonton film yang menakutkan sebelum tidur.
- Beberapa jenis obat sering dihubungkan dengan mimpi buruk, contohnya obat seperti narkotika dan antidepresan yang menimbulkan reaksi kimiawi dalam otak atau obat jenis lain seperti obat untuk tekanan darah tinggi, obat Parkinson.
- Penghentian obat penenang dan alkohol.
- Kurang tidur dan mimpi buruk tampaknya menjadi sebuah lingkaran siklus. Kurang tidur dapat memicu timbulnya mimpi buruk lalu mimpi buruk dapat menyebabkan kurang tidur. Sampai saat ini belum ada penelitian lebih lanjut apakah siklus ini menyebabkan gangguan mimpi buruk yang berkepanjangan.
- Kondisi psikologis tertentu, seperti depresi dan kecemasan, yang disebabkan oleh masalah sehari-hari (masalah di rumah, sekolah) atau dapat juga disebabkan perubahan besar seperti kematian orang yang dicintai.
- Gangguan stres post trauma (PTSD/Post-Traumatic Stress Disorder) setelah kecelakaan, cedera atau mengalami kekerasan fisik/seksual dapat menyebabkan mimpi buruk berulang.
- Gangguan tidur, seperti sleep apnea dan restless leg syndrome, dapat menyebabkan mimpi buruk. Orang yang mengalami mimpi buruk secara berulang mungkin merupakan gangguan tidur jenis lain.
- Orang memiliki resiko lebih tinggi jika ada anggota keluarga yang memilliki riwayat mimpi buruk atau gangguan tidur lainnya.
Akibat Mimpi
Buruk
Mimpi
buruk dapat memperparah keadaan mental dan memperburuk mood orang yang mudah
cemas dan depresi karena mereka lebih mudah tertekan.
Mimpi
buruk juga dihubungkan dengan keinginan atau percobaan bunuh diri meski belum
bisa dimengerti bagaimana kaitannya.
Mimpi
buruk dapat menyebabkan waktu tidur siang hari menjadi berlebihan, sehingga
bisa mengganggu kegiatan sekolah atau kerja serta kegiatan yang membutuhkan
konsentrasi (menyetir).
Mimpi
buruk membuat orang enggan untuk tidur lagi karena kuatir akan mendapatkan
mimpi buruk lagi. Orang tersebut menjadi kurang tidur yang memicu timbulnya
penyakit jantung, depresi dan kegemukan.
Diagnosis
Gangguan Mimpi Buruk
Tidak
ada pemeriksaan yang bisa dijadikan patokan untuk mendiagnosa gangguan mimpi
buruk. Dokter dapat melakukan penilaian dengan melakukan:
- Pemeriksaan pada kemungkinan penyebab mimpi buruk. Dokter ahli kejiwaan mungkin diperlukan jika terjadi mimpi buruk berulang karena suatu kecemasan.
- Dokter melakukan wawancara dengan Anda tentang pengalaman saat mendapat mimpi buruk, riwayat keluarga yang memiliki gangguan tidur. Dokter juga dapat melibatkan pasangan atau keluarga dekat tentang kebiasaan tidur dan kemungkinan ada faktor lain penyebab ini terjadi.
- Studi tidur nokturnal (polysomnography) biasanya dilakukan apabila mimpi buruk berhubungan dengan gangguan tidur yang lain. Dokter akan merekam video disertai pemasangan sensor pada tubuh pasien untuk merekam dan memonitor gelombang otak, kadar oksigen darah, detak jantung, dan pernapasan, serta gerakan mata dan kaki selagi tidur.
Pengobatan Mimpi
Buruk
Mimpi
buruk tidak membutuhkan pengobatan kecuali jika telah menjadi gangguan tidur
yang sering muncul dan mengganggu fungsi seseorang dalam dunia kerja, sekolah
atau sosial.
- Jika obat yang dikonsumsi menjadi penyebab, maka penggantian dosis atau obat mungkin membantu.
- Mengobati gangguan tidur lain seperti sleep apnea atau restless leg syndrome akan membantu.
- Kecemasan dan stres yang menjadi penyebab mimpi buruk bisa dikurangi dengan terapi konseling, terapi mengurangi stres dengan ahli di bidang ini.
- Perubahan perilaku kognitif terbukti efektif menghilangkan mimpi buruk pada 70% orang dewasa, salah satunya dengan terapi imagery rehearsal. Pada terapi ini, orang yang menderita mimpi buruk akan diajak mengingat mimpi buruk pada siang hari dan mengasosiasikan mimpi itu dengan hal-hal baik dan menyenangkan, bisa berupa tempat, kejadian atau orang. Terapi ini paling banyak digunakan pada kondisi mimpi buruk karena PTSD.
- Meski perlu riset lebih lanjut, obat kadang digunakan untuk gangguan mimpi buruk karena PTSD.
- Anda harus mengatur jam tidur dan bangun tidur menjadi lebih teratur. Melakukan aktivitas yang menenangkan (membaca buku, mandi air hangat), melakukan olahraga secara teratur, yoga dan meditasi bisa mengurangi mimpi buruk.
- Anda harus tidur dalam kondisi senyaman dan setenang mungkin, misalnya menata kamar yang membuat Anda rileks, badan dalam keadaan bersih.
- Beberapa bahan bisa bertahan dalam sistem tubuh manusia selama lebih dari 12 jam dan mengganggu pola tidur, misalnya seperti alkohol, kafein (kopi) dan nikotin (rokok). Jadi Anda sebaiknya menghindari bahan-bahan tersebut setidaknya 12 jam sebelum jam tidur.
Mengalami
mimpi buruk sesekali tidak perlu dikhawatirkan karena ini bukanlah suatu
penyakit. Tetapi jangan ragu untuk mencari bantuan psikolog atau psikiater jika
mimpi buruk ini sudah menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber:
https://www.webmd.com/sleep-disorders/nightmares-in-adults
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/nightmare-disorder/symptoms-causes/syc-20353515
Comments
Post a Comment